Blog ini saya buat untuk mancatat ringkasan dari terjemahan kitab Safinatun Najah. Semoga bermanfaat untuk kita semua
Tampilkan postingan dengan label Hauqolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hauqolah. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 April 2009
Hauqolah (4)
Ketika manusia tertimpa kesusahan kemudian membaca Hauqolah 300 kali, maka Allah swt akan mengangkat kesusahan dari orang itu.
Hauqolah (3)
Berkata Ibnu Abi Dunya:
"Barangsiapa setiap hari membaca lafadz Hauqolah sebanyak seratus kali, maka orang tersebut akan terhindar dari kemiskinan".
"Barangsiapa setiap hari membaca lafadz Hauqolah sebanyak seratus kali, maka orang tersebut akan terhindar dari kemiskinan".
Hauqolah (2)
Hauqolah itu menjadi tanaman surga. Ketika Rosul melihat Kanjeng Nabi Ibrohim as sedang duduk di samping pintu surga, duduk di atas kursi dari Zabarjud berwarna hijau, Nabi Ibrohim memerintahkan kepada Nabi Muhammad: "Perintahkanlah umatmu agar memperbanyak tanaman surga, karena bumi surga itu subur dan luas".
Kemudian Nabi Muhammad bertanya: "Apakah tanaman surga itu?"
Nabi Ibrohim menjawab: "Tanaman surga itu adalah lafadz hauqolah (Laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'laiyyil 'adziim".
Kemudian Nabi Muhammad bertanya: "Apakah tanaman surga itu?"
Nabi Ibrohim menjawab: "Tanaman surga itu adalah lafadz hauqolah (Laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'laiyyil 'adziim".
Hauqolah
Setelah membaca sholawat, kyai mushonnif membaca hauqolah yaitu "laahaula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adziim", untuk membersihkan amalnya.
Maksudnya, kyai mushonnif dalam menjauhi maksiat dan menjalani ketaatan tidka disandarkan pada rekadaya dan kekuatan sendiri, namun kembali disandarkan pada pertolongan Allah swt. Alhasil, kita semua tidak bisa terhindar dari kemaksiatan dalam beribadah kalau kita tidak mendapatkan pertolongan dari Allah swt.
Maksudnya, kyai mushonnif dalam menjauhi maksiat dan menjalani ketaatan tidka disandarkan pada rekadaya dan kekuatan sendiri, namun kembali disandarkan pada pertolongan Allah swt. Alhasil, kita semua tidak bisa terhindar dari kemaksiatan dalam beribadah kalau kita tidak mendapatkan pertolongan dari Allah swt.
Langganan:
Postingan (Atom)





